2020: Menyusun Resolusi Keluarga

Tahun berganti, kalender diganti. Meskipun tak merayakan tahun baru, pergantian tahun bisa jadi momen yang baru untuk keluarga. Menarik nafas sejenak kemudian merencanakan capaian yang diinginkan untuk setiap anggota keluarga, baik sebagai pasangan, orang tua, maupun bagi anak-anak.

Resolusi terbaik tentu yang membuat kita beserta keluarga menjadi individu yang lebih baik dari hari ke hari. Semakin mendekat dan mengisi keimanan kita kepada Allah swt. Merencanakan sesuatu agar hari-hari berikutnya yang dijalani penuh dengan keberkahan dan makin menambah kebermanfaatan kita serta keluarga di dunia.

Hal pertama yang butuh dilakukan yaitu membuat misi keluarga. Misi apa yang hendak dicapai oleh keseluruhan keluarga kecil kita. Tentunya pembuatan misi ini dimulai dari ayah sebagai kepala keluarga yang didiskusikan bersama ibu. Penggodogan misi haruslah melibatkan elemen-elemen penting dalam kehidupan, utamanya adalah bagaimana misi itu membuat keluarga kita lebih dekat dengan Allah swt.

Kemudian elemen selanjutnya adalah mempertimbang keinginan, minat, dan kebutuhan dari tiap anggota keluarga. Jangan sampai ketika misi telah terbentuk, ada saja anggota keluarga yang merasa hal itu tidak sesuai dengan dirinya sehingga enggan menjalankan misi itu. Tentu jika anak masih kecil, elemen ini berasal dari ayah dan ibu. Saling mengutarakan ide dan mengeksplorasinya, sehingga semua ranah terpenuhi.

Elemen lain dalam membuat misi adalah menjadikan misi kita sebagai sebuah misi yang lebih luas. Membuat keluarga kita bermanfaat kepada lebih banyak orang atau masyarakat. Meskipun tidak harus tersurat, namun dengan memasukkan unsur ini kita tahu dan sadar kalau keluarga kita merupakan bagian dari masyarakat yang lebih luas serta menjadi faktor penentu terbentuknya peradaban.

Saat misi sudah lebih jelas terlihat, kita bisa mulai membaginya pada beberapa capaian jangka pendek yang harus kita selesaikan. Termasuk membaginya ke dalam ranah-ranah yang ada di dalam kehidupan rumah tangga. Mulai dari pengasuhan anak, pendidikan anak, pengaturan rumah tangga, keuangan keluarga, dsb. Semuanya harus mengarah kepada misi yang telah dibuat.

Kita dapat membuat sebuah garis waktu untuk mendapat gambaran jelas kapan saja hal-hal tersebut harus dicapai. Apakah semua harus dikerjakan di saat bersamaan atau satu per satu agar dapat lebih fokus? Semua kembali ditentukan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.

Selanjutnya kita bisa mulai merencanakan apa saja yang harus kita lakukan untuk tiap bulannya. Misal dalam menentukan pendidikan anak, pada bulan apa kita mencari sekolah, mendaftarkan anak, dsb. Termasuk menentukan pilihan sekolah seperti apa yang kita butuhkan untuk mendidik anak demi mencapai misi kita.

Tentunya setelah membuat s emua ini kita sebaiknya bersikap ketat agar tiap rencana dapat dijalankan. Namun, fleksibilitas juga dibutuhkan karena kita tidak pernah tahu tantangan apa yang akan mendatangi kita di masa depan. Setiap rencana yang mungkin nantinya dapat berubah harus bisa disikapi secara bijak, baik untuk diterima maupun dievaluasi untuk kemudian hari. Kita tetap meyakini, apapun rencana kita ketika nantinya Allah menentukan hal yang berbeda untuk kita jalani, semua itu tetap bagian dari karunia Allah kepada kita. Kita hanya butuh untuk ikhlas dan bersabar dalam menghadapi semuanya.

Terakhir, kita tentunya harus berdoa agar misi yang sudah kita rancang ini mendapatkan berkah. Dilancarkan pula usaha-usaha untuk mencapainya. Begitu pula memberikan kita banyak pelajaran dalam proses meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt.

Meskipun demikian, sebagai seorang muslim tentu resolusi hendaknya kita lakukan tiap hari. Pasalnya, resolusi terbaik adalah kita yang melakukan usaha perbaikan terhadap diri, keluarga, dan lingkungan setiap harinya. Sambil terus bermuhasabah atas capaian-capaian kecil setiap hari, mensyukuri apa yang sudah Allah berikan kepada kita hingga detik ini, kita harus terus berusaha mengubah yang tidak baik menjadi lebih baik.

Selain itu, misi keluarga yang kita tinggalkan kepada anak-anak pun diharapkan mampu menjadi bekal mereka di saat sudah tumbuh menjadi manusia mandiri tanpa orang tua. Meneruskan misi itu hingga generasi berikutnya lagi agar tercipta peradaban yang berlandaskan Islam dan iman kepada Allah swt.

Semoga Allah memudahkan kita dan keluarga kecil kita untuk merealisasikan apa saja yang menjadi resolusi terbaik untuk menggapai kebaikan dan manfaat yang seluas-luasnya serta keberkahan dariNya.

editor: Agastya Harjunadhi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *