Yang Diperlukan Saat Hamil

Ketika hamil, tentu ada banyak hal yang berubah, baik dari sisi jiwa maupun raga. Tidak hanya cek rutin ke dokter kandungan, bumil juga memerlukan banyak hal lain untuk memastikan kehamilannya dalam keadaan baik. Apalagi di musim pandemi seperti saat ini, ada prosedur ekstra agar bumil merasa nyaman, aman, dan tentu saja sehat.

Kenyamanan dan keamanan sangat penting bagi bumil karena berkaitan dengan kondisi psikologis kejiwaan si ibu. Jika jiwanya sehat, psikologisnya stabil, maka bayi yang ada di dalam kandungannya inshaAllah sehat dan aman. Sebaliknya, jika bumil merasa stress, depresi, atau was-was, maka akan berpengaruh kurang baik bagi pertumbuhan janin/bayi dalam kandungan.

Ada dua hal setidaknya yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil, agar tetap mampu menjaga dan mempertahankan kesehatan jiwa dan raga selama menjalani kehamilan:

Pertama, miliki pengetahuan seputar kehamilan. Dalam menjalani suatu hal baru, hal yang paling utama adalah “berilmu”. Berilmu tentang hal baru tersebut. Kita bisa mencari dengan bertanya, browsing di internet dengan sumber terpercaya, membaca buku, atau sharing kepada sahabat-sahabat yang pernah mengalaminya. Demikian juga ketika menjalani kehamilan, ilmu seputar kehamilan membuat calon ibu tahu apa dan bagaimana bersikap dalam menghadapi perubahan yang terus terjadi sepanjang harinya, sehingga tidak mudah panik.

Apalagi kehamilan yang pertama, tantangan belajar sekaligus merasakan setiap perkembangan si kecil dalam kandungan menjadi momen-momen yang tak akan pernah terlupakan. Ia harus menyiapkan begitu banyak rangkaian hal baru, mulai dari tumbuh kembang janin, gizi bumil, tri semestar awal tengah akhir, psikologi dan ritme komunikasi yang bisa jadi ada perubahan dengan pasangan, dll. Banyak ya. Tapi itulah nikmatnya perjuangan seorang bumil sebagai karunia spesial dari Allah. Belum selesai tentang kehamilan, juga harus mulai memahami tentang persalinan, lalu kemudian menyusui, dan lainnya. Wah seru ya 🙂

Beberapa kelas kehamilan secara offline sudah mulai sering diadakan diberbagai kota.  Kita tinggal mencari program yang jadwal dan budgetnya cocok dengan kemampuan kita. Biasanya kelas kehamilan diadakan secara paket dan dilakukan dalam beberapa kali pertemuan. Jika memang tidak memungkinkan untuk mengikuti kelas rutin, kita bisa mengikuti seminar ataupun workshop yang diadakan di hari tertentu atau opsi seminar online pun sudah mulai banyak.

Alternatif lain, membaca buku, dan bergabung dikomunitas ibu hamil juga bisa membantu mendapatkan ilmu yang kita perlukan. Hal penting lainnya adalah mencari informasi berbagai alternatif provider persalinan yang sesuai dengan prefensi kita. Dan, kita juga bisa mulai menyimak kajian atau membaca buku seputar parenting. Ilmu menjadi orang tua agar ketika buah hati lahir ke dunia, kita sudah paham hak dan kewajiban sebagai orang tua. Karena anak adalah karunia sekaligus amanah dari Allah kepada kita yang wajib kita tunaikan sebaik mungkin. Kita tentu ingin buah hati kita menjadi insan yang penuh manfaat, dan menjadi generasi yang lebih baik dari kita.

Nah, hal kedua yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil, agar tetap mampu menjaga dan mempertahankan kesehatan jiwa dan raga selama menjalani kehamilan adalah menjaga gizi dan selara makan, serta memperbanyak bermeditasi. Karena adanya pengaruh hormon, khususnya di masa awal kehamilan, ibu hamil di trisemester awal biasanya mengalami mual dan berbagai macam kondisi ketidaknyamanan internal, yang berujung pada berkurangnya nafsu makan.

Ketika fase ini, penting bagi ibu hamil untuk lebih peka dan selektif dengan makanan yang dikonsumsi. Bumil harus benar-benar memastikan nutrisi tubuh tetap tercukupi meski melalui makanan yang sedikit. Biasanya ibu hamil memang tidak bisa makan banyak sekaligus, namun sedikit-sedikit dan kerap dilakukan. Dalam sehari mungkin bisa 4-5 kali lebih waktu makan.

Kebutuhan nutrisi yang baik dan tepat selama hamil bisa didapatkan dengan rutin konsultasi kepada dokter atau ahli gizi. Asupan nutrisi ini sangat membutuhkan bantuan suami sebagai pendamping, untuk menyediakan, mengontrol dan mendukung. Selain itu, olah raga yang cukup sangat membantu agar kondisi kejiwaan bumil tetap reileks dan positif. Dalam islam, aktifitas shalat mampu memenuhi kebutuhan baik jiwa dan raga. Secara gerakan sangat baik untuk ibu hamil, dan secara kejiwaan, shalat adalah meditasi tingkat tinggi di mana seorang hamba berkomunikasi dengan Allah yang telah memberikan karunia janin di dalam kandungannya.

Dengan agenda sebagaimana di atas, ibu hamil akan mampu menjaga suasana hatinya sehingga tetap tenang, positif dan bahagia. Jika ibu hamil bahagia, janin akan tumbuh dengan sangat baik. Ditambah lagi memperbanyak dzikir, membaca dan atau mendengarkan Alquran juga menjadi cara andalan untuk menjaga suasana hati.

Terakhir, dalam kondisi pandemi ini, secara umum semua orang diminta untuk mengikuti dan menjalankan protap covid-19. Yakni rajin mencuci tangan, meminimalisir kontak dengan orang lain jika tidak demikian penting, menggunakan alat pelindung diri jika harus terpaksa keluar rumah, dan selalu berkonsultasi dengan dokter. Dengan memastikan protap ini, insya Allah kenyamanan akan dirasakan ibu hamil sehingga hati tenang dan bahagia.

Wallahu’alam. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *