Loading...
Parenting

Pentingnya Lingkungan Pergaulan untuk Anak

Ayah bunda yang memiliki putra-putri usia 3-4 tahun kemungkinan besar bisa merasakan betapa lingkungan, khususnya anak seumuran atau temannya, terkadang memiliki peran yang cukup besar untuk mempengaruhi perilaku anak-anak kita. Demikian yang pernah kami alami.

Berangkat ke musholla untuk shalat magrib kali itu, putra kami kekeuh mau menggunakan jubah warna putih. Nggak mau warna yang lain. Setelah ditanya kenapa? Karena ternyata teman sebayanya, yang menurutnya baik (karena mau mengaji bersama dia seusai shalat), juga memakai jubah warna putih. Kostum yang sama dipakai setiap kali shalat di mushalla sampai beberapa hari kemudian. Baru setelah suatu hari temannya itu tidak memakai jubah (karena sedang dicuci), akhirnya si kecilpun mulai mau lagi memakai pakaian lain untuk shalat dimasjid. Alhamdulillahnya, yang dia lihat adalah hal yang baik. Melihat temannya menggunakan baju terbaik untuk shalat, dan dia menirunya.

sumber foto: yukepo com

Atau pengalaman yang lain. Ketika si kecil tiba-tiba jadi rajin sikat gigi, bahkan sebelum diingatkan untuk sikat gigi. Saya tanya kenapa. Ternyata karena dia lihat video pendek (karya anak bangsa) yang ada scene cerita anak kecil dibawa ke dokter karena sakit gigi. Dia tidak mau sakit gigi seperti tokoh anak kecil di video itu, sehingga dia mau rajin sikat gigi. See? Betapa lingkungan, apa yang dia lihat dan dia dengar bisa berpengaruh terhadap sikap putra-puti kita.

Di usianya saat ini, putra-putri kita belum bisa memilih lingkungan dan teman yang baik. Maka menjadi tugas orang tua untuk mengarahkan dan memilihkan. Dan benarlah tuntutan agama kita yang mengingatkan betapa pentingnya memilih lingkungan yang baik dan teman-teman yang baik.

Dalam sebuah hadis, Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan, “Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap” (HR Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Maka ayah bunda, yuk kita pilihkan lingkungan dan teman yang baik untuk putra-putri kita. Semoga Allah senantiasa lindungi kita dan keluarga kita. Semoga Allah mudahkan kita untuk mendekat ke lingkungan yang kondusif untuk tumbuh, sehingga anak-anak kita memiliki akhlak yang baik, karena dia melihat yang baik-baik dari teman dan lingkungannya. Aamiin

Yang masih belajar,

@lisaharjunadhi

Leave a Reply