Loading...
Parenting

Ketika Terjadi Perubahan Fisik pada Anak

alfath-in-action

Pada usia awal pertumbuhan (saat ini putraku alhamdulillah sudah 13 bulan), banyak perubahan fisik yang terjadi. Banyak hal dulu mungkin tidak begitu perhatikan, namun saat menjadi ibu these things are matter for us. Seperti misalnya perubahan berat badan bayi, perubahan tinggi badan bayi, berapa kali bayi menyusu dalam sehari, berapa kali bayi buang air dalam sehari, dan banyak hal lainnya.

Selama 13 bulan, tak terhitung berapa kali badan Alfath tiba-tiba hangat, kadang panas, nanti turun sendiri. Hampir setiap fase perkembangan fisik Alfath diikuti gejala yang seringkali membuatku sebagai ibu baru khawatir. Misalnya mau tumbuh gigi, badan hangat. Mau bertambah skills tertentu, badan juga hangat. Atau kadang mendadak badan Alfath merah-merah, nanti hilang sendiri. Alhasil aku jadi paham, ketika suatu hari salah satu ibu yang membesuk ketika Alfath lahiran, berpesan kalau ada perubahan fisik pada anak, misalnya badan hangat atau flu atau demam, jangan langsung panik. Ada kalanya kita tak perlu langsung ke dokter ketika terjadi perubahan pada fisik anak.

Memperhatikan kondisi anak

Dari sedikit pengalaman selama ini, menurutku yang perlu kita lakukan adalah mengobservasi kondisi anak ketika terjadi perubahan fisik. Nah untuk membantu kita melakukan hal ini, ada beberapa alat bantu yang perlu kita siapkan.

Beberapa diantaranya adalah termometer tubuh untuk memonitor perubahan suhu tubuh anak ketika badan anak mendadak terasa hangat. Timbangan badan untuk memonitor perubahan berat badan anak. Meteran untuk memonitor tinggi badan anak. Serta minyak zaitun untuk pertolongan pertama jika terjadi sesuatu dengan kulit anak.

Lalu karena aku tipe ibu baru yang berusaha meminimalisir penggunaan obat kimia pada anak, aku selalu sedia beberapa obat-obatan herbal dirumah seperti madu, habbatussauda, antibiotik herbal, kurma, juga beberapa tumbuhan apotik hidup seperti bawang merah, kencur, kunyit, temulawak, jahe, dan beberapa lainnya.

Sebagai tips untuk para ibu yang tinggal di kota, yang mungkin cukup kesulitan menemukan beberapa tumbuhan apotik hidup, mungkin bisa minta bantuan kepada orang tua di kampung halaman. In shaa Allah beliau akan dengan senang hati membawakan atau mengirimkan apotik hidup yang kita perlukan untuk si kecil.

Oh ya, just in case panas anak cukup tinggi dan metode tradisional (baca: balurin parutan bawang merah dan kencur, ditambah minyak zaitun dan minyak telon ke badan anak) belum berhasil menurunkan panas tubuh anak, ada baiknya juga kita sedia paracetamol drops khusus untuk bayi.

Dan yang terpenting ketika terjadi perubahan fisik pada anak, meskipun kita khawatir, usahakan jangan panik ya ummies:)

Enjoy your NOW time ummies:)
@listianaica

Leave a Reply