Loading...
Parenting

Membangun Kebiasaan Baik Si Kecil Ketika Bangun Tidur

“Haiii Assalamu’alaikum Alishaaaaa.” Ucapan salam ini selalu memenuhi kamar tidur si kecil ketika saya menemukan si kecil baru saja terbangun dari tidurnya. Biasanya si kecil akan diam dari tangisnya dan mencari sumber suara saya. Morning activity yang simpel namun bisa membuat saya bahagia yaitu memberikan salam kepada si kecil.

Sejak bayi, saya mencoba membiasakan mengucapkan salam kepada anak saya ketika bangun. Seolah-olah menyambut kemudian mendoakannya. Si kecil juga langsung happy, tersenyum dan berbalik menyapa saya. Walaupun terkadang masih merengek mengantuk (ini jika dia terbangun karena ada suara berisik atau masih mau tertidur lagi). Jika sudah tenang, kemudian saya  usap mukanya dan saya pegang kedua tangannya sambil membaca doa bangun tidur, “Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilaihin nushur”.

Ada beberapa kebiasaan bangun tidur yang saya terapkan kepada si kecil semenjak bayi. Hal ini saya lakukan agar si kecil memiliki rutinitas bangun tidur yang baik. Selain itu saya jadi happy karena ada rutinitas baik dan seru yang bisa saya lakukan bersama si kecil dari pagi.

Mengusap bekas tidur di wajah

Muka bantal si kecil ketika bangun tidur sangat menggemaskan. Biasanya saat terbangun ia sudah mengusap-usap wajahnya sendiri tapi uncontrol hihi. Saya biasanya coba bantu dia membersihkan kotoran yang menempel di wajahnya dan membantu mengusap wajah bantalnya.

Berdasarkan hadis riwayat Ahmad dan Bukhari ternyata mengusap bekas tidur di wajah merupakan salah satu kebiasaan Rasulullah. Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu menceritakan, bahwa beliau pernah menginap di rumah bibinya, Maimunah Radhiyallahu ‘anha, saah satu istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kata Ibnu Abbas,

“Kemudian ketika sudah masuk pertengahan malam, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bangun, kemudian beliau duduk, lalu mengusap bekas kantuk yang ada di wajahnya dengan tangannya.” (HR. Ahmad 2201, Bukhari 183).

Membaca doa bangun tidur

Biasanya setelah saya mengucapkan salam dan ikut mengusap wajah si kecil, saya kemudian memegang kedua tangannya sambil menatap wajahnya dan mengajaknya untuk membaca doa bangun tidur. Doa bangun tidur sendiri memiliki arti yaitu, “Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami kembali setelah Dia mematikan kami, dan hanya kepada-Nya kami akan dibangkitkan.”

Kebiasaan ini saya coba bangun kepada anak agar si kecil senantiasa menjadi orang yang bersyukur dan mencintai Allah serta Rasulullah. Selain itu dengan mengajarkan doa ini sejak masih bayi, saya berharap jika kelak nanti anak bisa hafal dengan sendirinya dan menjadi kebiasaan baik baginya hingga dewasa.

Ketika membacakan doa bangun tidur kepada si kecil, saya menatap wajahnya sambil tersenyum. Saya juga pastikan si kecil sibuk menatap dan mengamati saya. Hal ini bertujuan agar si kecil tahu bahwa saya sedang berbicara dengan dia, dan apa yang kami lakukan adalah hal menyenangkan untuk kami berdua. Tidak jarang si kecil juga ikut tersenyum ketika saya sedang membacakan doa.

Membaca Dzikir Pagi

Ada salah satu kebiasaan lain yang saya terapkan kepada si kecil ketika bangun tidur yaitu membaca dzikir pagi. Jadi salah satu kebiasaan yang coba saya dan suami bangun di dalam keluarga adalah membaca dzikir pagi dan petang. Hal ini kami lakukan untuk memohon perlindungan dari Allah. Nah biasanya saya membacakan dzikir pagi bersama si kecil, sekalian agar si kecil belajar untuk berdzikir pagi.

Respon si kecil sangat menyenangkan. Biasanya dia menganggap saya mengobrol dan ikut bergumam ketika saya sedang membacakan dzikir pagi. Kadang pula ia tersenyum memperhatikan saya yang juga tersenyum sambil membacakan dzikir pagi. Bagaimana kalo si kecil kembali mengantuk dan mengajak tidur kembali? Saya biasnaya tetap membacakan dzikir pagi hingga selesai sambil meninabobokan si kecil. Tapi hal ini jarang terjadi karena jika saya sudah mulai bersuara si kecil serius menyimak dan membuka mata lebar-lebar hehe.

Salah satu cara untuk membangun karakter si kecil adalah dengan membangun budaya baik di dalam hidupnya. Saya mencoba untuk membangun karakter si kecil dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi. Tidak ada salahnya menerapkan beberapa kebiasaan baik ini, syukur-syukur jika si kecil bisa mempertahankannya hingga dewasa nanti. Selain itu mengajarkan kebiasaan baik kepada anak, bagi saya adalah salah satu bentuk penghormatan saya kepadanya. Saya ingin menjadikan anak saya memiliki kebiasaan baik yang nantinya akan membawa dampak baik pula di hidupnya dan di masyarakat sekitarnya. Semoga sharing kali ini dapat menginspirasi teman-teman semua ya.

 

 

 

Leave a Reply