Loading...
FinanceParenting

Agenda Pendidikan untuk Anak dan Keluarga

Diantara yang perlu disiapkan dalam keluarga muda adalah agenda pendidikan untuk anak. Hal ini menjadi penting karena menuntut ilmu, menempuh jenjang pendidikan merupakan ikhtiar untuk memperbaiki generasi, menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, unggul dan bertanggung jawab. Apalagi sebagai seorang muslim, anjuran menuntut ilmu sangat jelas dan besar pahalanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir no. 3913)

Hari ini, sekolah merupakan wadah menuntut ilmu secara formal yang diakui pemerintah. Ada Taman Kanak-kanak, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Semakin hari rasanya dana pendidikan pun semakin meningkat. Bahkan untuk kelas kanak-kanak, bisa mencapai puluhan juta. Oleh karena itu kita sebagai orang tua tentu perlu menyiapkan dana agar agenda pendidikan bisa dilaksanakan secara maksimal.

Berikut ini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam agenda pendidikan anak:

  1. Pendidikan Orang Tua

Pada dasarnya, pendidikan untuk anak yang pertama dan utama adalah di rumah bersama kedua orang tua. Bahkan ada istilah al umm madrasatul ula. Di luar sana, sekolah-sekolah yang relatif bagus memberikan pelatihan berkala untuk peningkatan kualitas para gurunya. Itulah mungkin yang menyebabkan pendidikan kanak-kanak cenderung mahal. Maka di rumah, sudah sepatutnya anak-anak kandung kita jauh lebih berhak mendapatkan pendidikan, bimbingan yang lebih baik lagi. Yakni pendidikan yang dilaksanakan oleh kedua orang tua kandungnya secara langsung dengan kualitas kita sebagai orang tua yang semakin berkualitas.

Menjadi orang tua berkualitas tentu membutuhkan ilmu. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk upgrading, mulai dari mengikuti workshop pengembangan skill dan hobi, membeli buku-buku bacaan, mendaftar kelas parenting, dan lain sebagainya. Semua itu tentu membutuhkan perjuangan dan dana yang tak sedikit. Oleh karena itu, kita seyogyanya memberikan perhatikan sungguh-sungguh terkait strategi agenda pendidikan anak termasuk tentang budget upgrading diri sebagai orang tua agar kualitas keluarga muda kita semakin meningkat.

  1. Tamasya/Refreshing

Manusia adalah makhluk yang cepat mengalami bosan dan kejenuhan sehingga kemudian ia berkeluh kesah/malas. Dalam Al-Quran disebutkan bahwa “Sesungguhnya manusia itu diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir” (QS. Al Ma’arij: 19). Banyak penyebab kebosanan sehingga kemudian kita berkeluh kesah. Ada yang karena ujian kesulitan, musibah, atau rutinitas yang itu-itu saja (monoton).

Oleh sebab itu dibutuhkan agenda refreshing untuk menyegarkan jiwa dan raga. Dibutuhkan hal baru di luar rutinitas untuk membugarkan kembali semangat hidup dan berumah tangga. Aktifitas refreshing ini merupakan jeda untuk menghibur dan memulihkan kesegaran hati. Dengan begitu, jiwa akan mudah untuk kembali bersyukur dan bahagia, yang kemudian bisa kembali memberikan energi untuk melanjutkan segala aktifitas yang ada. Karena jiwa dan semangat hidup yang baik akan sangat berpengaruh kepada kualitas pendidikan anak dan keluarga yang dibangun.

Rasulullah dahulu memberikan teladan dengan adanya jeda dalam aktifitas dakwah, “Adalah Nabi saw, mengatur pemberian nasehat pada hari tertentu, khawatir akan membuat kami bosan” (HR. Bukhari). Dalam aktifitas rumah tangga, rasulullah saw juga selalu menjaga mood kehidupan keluarganya. Sesekali beliau mengajak Aisyah ra bermain kejar-kejaran, menemaninya melihat permainan tombak orang-orang Habasyi. Pernah juga dengan istrinya yang lain yaitu Shafiyah, yaitu ketika membantunya naik kuda, rasulullah menyediakan paha beliau sebagai pijakan.

Hal-hal kecil tersebut sangat mampu menyegarkan mood dalam keluarga. Sederhana dan tidak mahal. Namun jika dirasa perlu ada agenda tamasya melihat alam, juga sangat dianjurkan. Apalagi hari ini, informasi destinasi wisata begitu banyak nan indah.

Agenda tamasya juga sangat efektif untuk menjadi sarana pendidikan. Anak-anak bisa belajar banyak hal dari liburan bersama keluarga di alam luar. Kita bisa men-setting jadwal dengan rinci dan mengeksplorasi hal-hal yang bisa ditafakkuri selama bertamasya. Hal ini bertujuan agar tamasya mampu menghadirkan nilai lebih. Tamasya mampu membuat kita semakin bersyukur dan bermuhasabah betapa Allah Maha Sempurna menciptakan segala keindahan alam di dunia ini.

 

Nah sahabat, semua agenda tersebut bertujuan agar agenda pendidikan untuk anak lebih komprehensif dan menyenangkan. Semuanya membutuhkan perencanaan dan dana yang cukup. Maka yuk rencanakan dengan baik agar kita menjadi keluarga yang semakin baik setiap harinya. Dan jangan lupa senantiasa berdoa :

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal, dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”

 

Oleh: Agastya dan Avida Sa’ya

Leave a Reply