Loading...
Finance

Mengelola Keuangan Keluarga Semasa Studi di Luar Negeri

Setelah menikah, sebagian pasangan muda memutuskan untuk tinggal terpisah dari orang tua. Terkadang ada pula yang memutuskan untuk berpindah ke lokasi baru, karena pekerjaan atau beberapa pertimbangan lain. Termasuk juga bagi yang berkesempatan melanjutkan studi setelah menikah. Dalam kesempatan ini kami mencoba berbagi beberapa tips dalam mengatur keuangan keluarga ketika kita tinggal ditempat baru, khsususnya bagi para pasangan muda yang saat ini atau dalam waktu dekat akan tinggal di lokasi baru karena studi lanjut. Tips ini kami tulis berdasarkan pengalaman kami, yang saat ini Alhamdulillah berkesempatan studi lanjut dan menemani pasangan studi lanjut di luar negeri. Bagi kita yang muslim, ada beberapa prinsip dasar yang perlu dipegang dalam mengelola keuangan keluarga, yakni halal dan baik. Selain ilmu syariah, diperlukan informasi yang cukup dalam membuat keputusan-keputusan keuangan keluarga.

  1. Tempat Tinggal. Jika tempat tinggal belum ditentukan oleh pihak kampus, maka selain harga dan kualitas, frekuensi kunjungan ke kampus serta jenis transportasi yang dipakai bisa menjadi bahan pertimbangan. Misalnya ketika ada pilihan akomodasi yang sangat murah namun cukup jauh dari kampus, sedangkan frekuensi kita ke kampus sangat sering, kita harus menghitung berapa kira-kira biaya transportasi yang dibutuhkan. Bisa jadi total perkiraan transportasi ditambah sewa tempat tinggal jadi lebih mahal dibandingkan jika kita memilih akomodasi yang sedikit lebih mahal namun bisa berjalan kaki, total biaya keseluruhan menjadi lebih murah.Dalam memilih tempat tinggal, faktor lain yang perlu diperhatikan adalah terkait fasilitas akomodasi. Umumnya harga sewa sebanding dengan kelengkapan fasilitas peralatan dan perlengkapan rumah tangga. Semakin lengkap maka umumnya semakin mahal, misalnya untuk unit apartemen ada istilah partially-furnished dan fully-furnished. Walaupun harga yang lebih murah menarik, tetapi apakah kita memiliki cukup dana, waktu, dan transportasi yang memadai untuk memperoleh barang-barang yang belum ada, namun kita perlukan? Atau alternatifnya, terkadang ada pilihan untuk membeli barang peralatan rumah tangga second dari orang yang sebelumnya tinggal ditempat tersebut. Jika ada pilihan tersebut, dalam kondisi barang masih baik, tidak ada salahnya memilih opsi tersebut dibandingkan dengan membeli semua barang serba baru.
  2. Makanan dan Minuman. Hal mendasar dalam memilih makanan dan minuman bagi seorang Muslim adalah kehalalannya. Namun tidak semua negara menerapkan dan/atau mewajibkan sertifikasi halal untuk sektor kuliner. Oleh karena itu, perlu bagi kita mencari informasi secara khusus tentang kehalalan suatu produk di negara tersebut. Apabila ada teman atau kenalan yang juga tinggal di negara atau daerah yang sama, jangan sungkan untuk menanyakan dimana tempat yang direkomendasikan, khususnya untuk memastikan kehalalan produknya. Selain faktor kehalalan, terdapat beberapa hal lain juga perlu dipertimbangkan.
    • Delivery Beli Langsung

    Untuk kebutuhan sehari-hari, di berbagai negara terdapat jasa delivery untuk mengantarkan pesanan. Jasa ini umumnya ditawarkan oleh restoran, supermarket, atau kurir yang bekerja sama dengan restoran dan supermarket tertentu. Contoh dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari, jika dibeli dalam skala besar maka akan lebih mudah dan murah jika memesan melalui jasa delivery. Sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa delivery, perhatikan waktu pemesanan karena biaya antar mungkin berbeda setiap slot waktunya. Alternatifnya, kita bisa beli langsung dengan mengagendakan belanja pekanan, dua pekanan, atau bulanan bersama keluarga.

    • Pasar Tradisional vs. Supermarket

    Kalau ada kesempatan dan memungkinkan tidak ada salahnya berkunjung ke pasar tradisional di negara tersebut. Selain shopping experience yang berbeda, berbelanja dipasar tradisional juga bisa menjadi sarana untuk mengenalkan suasana baru kepada putra putri dengan  kita. Tidak semua total biaya akan lebih murah jika berbelanja di pasar tradisional, karena kita juga harus menghitung biaya transportasi yang dibutuhkan untuk sampai lokasi. Alternatifnya kita bisa berbelanja di supermarket, karena terkadang di daerah tempat tinggal lebih banyak keberadaan supermarket dengan jarak yang lebih dekat. Ditambah lagi faktor kenyamanan dan kelengkapan berbelanja di sana.

  3. Transportasi. Kemajuan teknologi saat ini memungkinkan kita untuk lebih mudah memilih dan memesan transportasi dilokasi tempat kita tinggal.
    • Transportasi Publik vs. Transportasi Online (Uber, Grab, dll) vs. Taksi

    Ketika memilih transportasi apa yang akan digunakan, kita perlu mengetahui informasi biaya yang dikenakan oleh pilihan transportasi yang ada melalui informasi di internet maupun mencoba sendiri. Biasanya ada beberapa rute umum yang transportasi publik kenakan biayanya lebih rendah atau gratis dibandingkan transportasi online maupun taksi. Adakalanya di suatu negara kondisi taksi tidak seaman transportasi online dan publik, bahkan biaya taksi lebih mahal. Jumlah pengendara yang bersama kita juga perlu diperhatikan. Bisa jadi jika di rata-rata biaya transportasi dengan jumlah lebih dari dua orang menggunakan LRT (Light Rail Transit), MRT (Mass Rail Transit), atau sejenisnya lebih mahal dibandingkan dengan menggunakan transportasi online dan taksi. Bahkan jauh lebih nyaman karena tidak harus antri, tidak harus berdesak-desakkan dan bisa lebih cepat sampai tujuan.

    • Subscription vs. Non-Subscription

    Subscription (langganan) biasanya ditawarkan untuk pengguna transportasi publik dengan frekuensi yang cukup sering. Dengan fasilitas ini, pengguna bisa mendapatkan tarif lebih rendah dibandingkan setiap hari selalu membeli tiket baru. Transportasi ini biasanya untuk yang berbasis kereta seperti LRT, MRT, dll. Namun apakah diperlukan? Jawabannya tergantung rute kita setiap hari.  Terkadang harga yang ditawarkan menggiurkan, tetapi ternyata kita hanya sesekali saja pergi melalui rute tersebut. Jangan-jangan biaya pembelian kartu dan administrasi per periode jadi lebih besar, dibandingkan dengan jika kita membeli secara satuan.

  4. Memilih Bank Syariah. Tidak semua Muslim mempertimbangkan bank yang sudah mengusung konsep syariah ketika berada di luar negeri. Jika negara tujuan kita adalah negara dengan mayoritas Muslim, maka mencari bank syariah akan lebih mudah. Dari beberapa opsi bank syariah yang ada, kita bisa memilih salah satu yang memiliki fasilitas yang paling memadai, khususnya terkait akses untuk melakukan transaksi keuangan secara online. Namun jika kita akan tinggal di negara atau daerah yang tidak ada pilihan bank syariah, maka ada alternatif yang bisa kita pilih. Misalnya bank-bank yang ada memang bukan bank syariah, namun ada di antara mereka yang umumnya menawarkan account syariah dan/atau zero-interest untuk tabungan dan deposito.
  5. Perlengkapan Rumah Tangga. Opsi untuk melengkapi kebutuhan perlengkapan rumah tangga di luar negeri bisa dengan (i) membeli, (ii) mendapatkan barang second-hand dari orang-orang yang kita kenal maupun tidak kenal dan sudah ingin balik ke negara asal mereka, (iii) meminjam pemilik akomodasi atau (iv) menyewa dari pihak lain. Bandingkan berbagai opsi tersebut dari segi harga, kualitas, dan berapa lama barang-barang ini bisa digunakan kembali. Jika opsi kita ingin membeli, bandingkan antara harga supermarket, toko khusus perlengkapan dan peralatan (seperti IKEA), dan toko-toko Jepang atau lokal. Terkadang harganya sama untuk setiap barang. Namun tergantung juga jenis barangnya, ada barang yang kualitasnya bisa kita toleransi karena hanya tinggal sementara sehingga harga yang lebih murah dan kualitas yang sedikit lebih rendah bisa menjadi opsi kita.Bagi keluarga muda dengan anak-anak yang masih bayi atau balita, kita biasanya membutuhkan perlengkapan khusus seperti stroller, pompa, atau mainan. Terkadang ada vendor yang khusus menyewakan perlengkapan bayi dan balita sehingga kita tidak perlu membeli jika hanya diperlukan dalam waktu sementara.
  6. Promosi Diskon. Hal yang perlu kita perhatikan untuk semuanya adalah promosi dan diskon. Jika kita memiliki anggota biasanya akan banyak mendapatkan poin yang dapat mengurangi biaya belanja kita, apalagi jika kita merupakan frequent buyer. Waktu kita dalam berbelanja dan apa saja yang kita beli dapat disesuaikan dengan periode promosi. Pastikan kita update terhadap informasi-informasi ini, yang umunya bisa didapatkan melalui sms, email dan aplikasi yang mereka miliki yang bisa kita unduh di handphone kita.Salaam,
    @andaniismira &
    @listianaica
Leave a Reply