Bubur Ayam Rumahan

Sudah hampir setengah tahun kita melewati hari-hari di masa pandemi. Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) terus kita lakukan sebagai ikhtiar fisik agar terhindar dari wabah Covid-19 ini. Salah satu ikhtiar yang tak asing lagi dikalangan ibu-ibu yaitu dengan mengurangi jajan atau berbelanja makanan di luar. Dengan AKB semacam ini, tentunya para Ibu harus mau melatih kreatifitas dalam memenuhi variasi menu keluarga.

Salah satu menu favorit masyarakat Indonesia yaitu bubur ayam. Sebelum pandemi tentu kita lebih memilih membeli bubur ayam ke tukang bubur ayam. Selain karena alasan kepraktisan, membuat bubur ayam dikenal repot dan tidak mudah. Namun setelah pandemi, mau tidak mau kita harus bisa membuat bubur ayam sendiri agar kualitas makanan terjaga mengingat wabah ini masih belum terlalu jelas karakteristik penyebarannya.

Nah dalam artikel kali ini, kami dari the real ummi akan berbagi resep bubur ayam rumahan yang mudah dan praktis, dan tentunya bergizi.

Alat dan Bahan (untuk 5 porsi besar)

  1. Ayam bagian dada 1 kg
  2. Air 2 liter
  3. Hati ayam 1/4 kg (potong dadu)
  4. Telor ayam 5 butir (rebus)
  5. Beras 2 gelas ukur
  6. Daun salam 3 lembar
  7. Daun kunyit 1 lembar
  8. Bawang merah 4 siung
  9. Bawang putih 2 siung
  10. kunyit 1 buku jari kelingking
  11. Jahe 1 buku jari kelingking
  12. Serai 1 batang geprek
  13. Santan kara kecil 1
  14. kacang kedelai (goreng)
  15. Kerupuk seblak (goreng)
  16. Garam secukupnya
  17. Kaldu 2 blok (boleh diskip)
  18. Bawang goreng

Cara membuat:

  1. Rebus ayam dengan 2 liter air selama 30 menit dengan menggunakan api sedang. Atau menggunakan presto masak selama 15 menit.
  2. Masak beras menggunakan air sisa rebusan ayam tadi dengan 1 lembar daun salam dan garam secukupnya (garam hanya untuk pemuncul rasa. Jadi jangan terlalu asin ya). Jika menggunakan kaldu, maka jumlah garam disesuaikan saja.
  3. Sisakan 500 ml air kaldu untuk membuat karinya. Tambahkan air seperlunya jika kurang dengan air biasa dan masak hingga berubah menjadi tekstur bubur yang diinginkan.
  4. Sambil menunggu bubur matang, haluskan bawang merah, bawang putih, jahe dan kunyit.
  5. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan tadi, masukkan daun kunyit, daun salam dan serai hingga wangi.
  6. Tambahkan 500 ml air sisa kaldu dan 1 kotak kecil santan instan. Tambahkan garam secukupnya.
  7. Setelah mendidih, masukkan hati ayam dan juga telur. Masak hingga matang
  8. Goreng dada ayam yang sudah direbus. Iris daun bawang dan seledri.

Cara membuat sambal:

  1. Rebus 10 butir cengek merah dengan 1 tomat ukuran besar (atau sesuaikan dengan selera) hingga lunak.
  2. Haluskan cengek dan tomat tersebut.

Saran penyajian:

Tuangkan bubur ke dalam mangkok secukupnya. Siramkan kari beserta hati ayam dan telur sesuai selera. Suir ayam yang telah digoreng. Taburkan kacang kedelai, daun bawang dan seledri sesuai selera. Tambahkan kecap dan sambal secukupnya. Lalu bubuhkan kerupuk seblak sebagai pelengkap. Bubur ayam siap disantap dengan diaduk atau tidak diaduk sesuai selera masing-masing.

Gimana? Mudahkan? Semoga dengan adanya pandemi ini kita semakin bisa melihat peluang untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi ya. Salah satunya dengan memastikan gizi keluarga terjamin dengan aneka masakan rumahan yang kita olah sendiri.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa dimasak ulang ya.

Merisa Putri

Seorang ibu rumah tangga dengan 2 anak lelaki kembar berusia 7 tahun dan 1 bayi berusia 20 bulan. Mengisi hari-harinya dengan menjalani homeschooling untuk putra kembarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *